Diabetes » Discussions » Infeksi pada diabetes

  • Posted April 11, 2012
    Saya: sy penderita diabet, usia 37 th. sy ada benjolan di daerah punggung, sebesar telur dan sdh 12 th, tapi 3 minggu ini bengkak disebelahnya kemerahan dan sakit yg sangat. trus sy berobat ke dokter surgeon. dan ternyata katanya..terlambat knapa sdh infeksi dibawa kesini? lalu dokter anjurkan utk diobati dulu dgn obat cipro 500 + cefradroxil dan asam mefenamat. tapi baru minum asam mefenamat, perut sama mual,dan muntah, yg ingin sy tanyakan:

    Saya: 1. apakah obat2 tsb aman utk ginjal?

    Saya: 2. apakah asam mefenamat bisa diganti degn analgetik/inflamasi lainnya. mmg baru minum 2 tablet (dosis 3x1) sdh tdk terasa sakit. soalnya klo diminum bikin mual.

    Saya: trima ksh dok atas jawabannya

    Saya: kata dokter bedah klo sdh sembuh bisa dioperasi, gula saya saat ini 120

    Saya: kata dokter internis boleh dibedah asal gulanya tdk lebih 200

    Saya: mksdnya dioperasi'

    Dok: baik bu sri, yang pertama, obat-obat tersebut aman untuk ginjal selama pemakaian sesuai dosis

    Dok: yang kedua, asam mefenamat memang memiliki efek mual dan muntah karena dapat menyebabkan iritasi permukaan lambung pada mereka yang tidak kuat meminum obat tersebut. Namun obat ini memang biasa diberikan pada kasus seperti bu sri..

    Dok: ada dua pilihan solusi untuk ibu sri, yang pertama dengan mengganti obat dengan jenis lain.. yang kedua adalah tetap menkonsumsi asam mefenamat tapi dibarengi dengan konsumsi obat pelindung lambung

    Dok: betul ibu, gula darah harus terkontrol dulu baru bisa di operasi

    Saya: nah baiknya bagaimana dok// mengingat klo kembali ke dokter bedah prakteknya mggu depan dan jaraknya jauh.

    Dok: apa benjolannya sakit sekali bu?

    Saya: ohh nggak sih?? skrg ga bgtu sakit,cuma mash merah dan agak bengkak, td pagi kata keluar nanahnya.. jd agak kempes

    Saya: kata anak sy

    Dok: ok bu, ibu bisa menggantinya dengan paracetamol 500 mg

    Dok: dan bila masih mual, bisa minum obat lambung yang dijual bebas

    Saya: paracetamol apakah bisa sbg antiinlamasi/anti radang?

    Dok: bisa ibu

    Saya: setahu sy obat anti piretik yg juga analgetik

    Dok: namun kekuatannya lebih untuk antipiretik dan analgetik

    Saya: klo mnrt dokter gmana> ganti paracet atau tambah obat mualnya misal: antasida?

    Dok: ganti paracetamol dan minum obat antasida untuk meredakan mual yang sekarang

    Saya: ok. trus sebenarnya benjolan sdh 12 th itu disebabkan apa ya dok?

    Dok: bisa dijelaskan ciri-ciri benjolannya bu? karena jenis benjolan banyak sekali dan agak sulit bila tidak diperiksa langsung

    Saya: cirinya: benjolannya diatasnya ada titik hitam.. klo diraba kulitnya seperti ada benjolan. kata dokter GP itu kista.. gpp tapi klo bisa suatu saat infeksi akan sakit

    Saya: makanya ketika infeksi dianjurkan rujuk ke dokter bedah, krn bengkak dokter bedah rujuk ke interna

    Saya: tp oleh interna diperbolehkan dioperasi krn gulanya dibawah 200, tp harus disembuhkan dulu infeksinya

    Dok: iya bu sri bisa merupakan kista, atau yang lainnya.. membutuhkan pemeriksaan langsung dan perabaan benjolan untuk mendiagnosis nya

    Dok: untuk gula nya harus dibawah 200 agar penyembuhan luka nantinya berjalan baik

    Saya: berarti dgn adanya infeksi sy dikasih 2 jenis antibiotik, golongan cephalosporin dan golongan quinolon. blm lagi tiap hari msh konsumsi antidiabet. amankan smua obat itu??? sy kuatir bekerjanya ginjal jdsuper keras

    Saya: krn 1 mgg yg lalu kok hasil labnya ada indikasi protein1 di urine?? kata teman sy berarti ginjalnya ga beres.. apa benar? dokter GP malah menambah dosisnya utk obat diabetnya

    Dok: ibu sri tadi belum menyebutkan quinolon, karena obat tersebut berefek samping mual dan muntah juga bu sri

    Saya: oh ya lupa kata dokter GP kista itu seperti jely klo diambil.

    Saya: ciprofolaxin apakah trmsk golongan quinolon ya?? maaf mgkn sy salah

    Dok: begini bu, protein +1 di urin bisa disebabkan berbagai hal seperti misalnya terlalu capek.. namun bisa juga memperlihatkan fungsi ginjal.. nah untuk penderita diabetes, protein di urin merupakan warning untuk terjadinya komplikasi diabetes pada ginjal

    Dok: maka dari itu dokter ibu menambahkan obat diabetes, karena diduga sudah ada komplikasi ke ginjal

    Dok: kalau boleh tau bagaimana kontrol gula darah bu sri selama ini?

    Dok: iya bu itu kuinolon

    Saya: jd obat yg diberikan dosis 3x1 cefadroxil dan asam mefenamat. dosis 2x1 cipro

    Saya: sebenarnya kontrolnya sdh sangat tepat.. tiap 3 minggu sekali cek lab

    Dok: maksud saya kadar gula nya bu apakah dalam batas normal?

    Dok: atau sering tinggi?

    Saya: dr 350, turun 280, turun 240, turun 195.turun lagi skrg 120

    Dok: sudah berapa lama ibu diabetes?

    Saya: ginjal apakah juga bukan disebabkan krn akibat konsumsi obat jangka panjang?

    Dok: Obat apa bu?

    Dok: Diabetes?

    Saya: obat diabet mksdnya

    Saya: diabet sdh 2 thn kebelakang.. bisa diketahui krn ada luka yg ga sembuh2. dan ternyata ibu sy jg diabet, kakak sy juga

    Dok: Justru obat diabetes itu membantu mencegah komplikasi diabetes ke ginjal.. banyak orang yang tidak meminum obat diabetes nya terus menerus karena takut terkena ke ginjal, tapi justru gula darah menjadi tidak terkontrol dan terjadi komplikasi ke ginjal

    Saya: kok ketika cek lab yg pertama,kedua, ketiga saat gula tinggi, protein ga muncul?? tp setelah gula 120 justru protein muncul dalam tes lab?

    Dok: betul sekali bu, itu bisa terjadi

    Dok: karena protein di urin bukan karena gula tinggi pada satu saat, namun karena sering tinggi maka lama kelamaan terjadi komplikasi

    Saya: kan sebenarnya 120 mendekati normal tp kok malah muncul protein?

    Dok: maaf bu apakah ibu berobat ke dokter penyakit dalam?

    Saya: rutin ke dokter GP krn sesuai asuransi inhealth

    Dok: kalau boleh saya sarankan, karena ada protein di urin, sekali waktu ibu periksa ke spesialis penyakit dalam

    Dok: untuk evaluasi lebih lanjut nya saja, nanti untuk pengobatan rutin bisa tetap ke GP

    Saya: ok dok trima kash sekali jawabannya sungguh membantu

    Dok: sama2 ibu sri, senang sekali bisa membantu ibu