Dokter Umum » Discussions » Penyakit Hirschprung

  • Posted May 1, 2012
    Dok: Sore
    Dok: Ada yang bisa saya bantu?
    Saya: dok ....tolong saya lagi bingung dengan kondisi anak saya
    Dok: Bapak/ibu? ada apa dengan anak bapak/ibu?
    Saya: bapak dok!!!! sudah 2 minggu anak saya dirawat di ruang NICU... ini riwayatnya dok!!! anak saya lahir caesar dengan berat 2.35...umur 45 hari keluhan panas dengan perut yang membesar ( skibala )..bab normal frekuensi 4-7x /hari konsistensi lembek...yang saya mau tanyakan kalo dia dikasi intake susu dengan volume 8x 20cc...dia tidak ada keluhan ...kemudian begitu dokter bilang volume naik jadi 8x30cc ..muncul skibala lagi dok!!!
    Saya: hasil foto abdomen juga terdapat skibala dok!!!
    Dok: Yang ingin bapak tanyakan?
    Saya: apa anak saya cenderung ke arah hisprung dok? tapi tadi hasil barium edema normal dok tidak ada kelainan!! hasil lab elektrolitnya juga nrmal dok!!! apakah ada cara lain untuk mengetahui apakah anak saya hisprung atau tidak dok!! sekarang anak saya terus observasi intake dan outputnya dok di ruang NICU
    Dok: Apakah anak bapak jika BAB sedikit2 kemudian kembung dan BAB muncrat?
    Saya: BABnya variasi dok..kadang sedikit kadang banyak..kalo kembung iya dok!!
    Saya: kadang juga ada muncrat dok!!
    Dok: iya, mungkin anak bapak mengalami hirschprung
    Saya: iya dok terima kasih banyak buat waktunya!!
    Dok: Saya akan memberikan informasi lebih lanjut tentang hirschprung melalui website kami..
    Dok: Semoga anak bapak bapak cepat membaik..
    Saya: iya dok sekali lagi makasih banyak!!!
    Saya: amin dok ..makasih buat doanya!!!
    Dok: sama2.
  • Posted May 1, 2012
    Penyakit Hirschprung/Hirsprung disebut juga kongenital aganglionik megakolon. Penyakit ini merupakan kelainan bawaan dimana usus besar (kolon) tidak mempunyai persarafan (aganglionik). Jadi, karena ada bagian dari usus besar (mulai dari anus kearah atas) yang tidak mempunyai persarafan (ganglion), maka terjadi “kelumpuhan” usus besar dalam menjalanakan fungsinya sehingga usus menjadi membesar (megakolon).

    Akibat dari kelumpuhan usus besar dalam menjalankan fungsinya, maka tinja tidak dapat keluar. Biasanya bayi baru lahir akan mengeluarkan tinja pertamanya (mekonium) dalam 24 jam pertama. Namun pada bayi yang menderita penyakit Hirschprung, tinja akan keluar terlambat atau bahkan tidak dapat keluar sama sekali. Selain itu perut bayi juga akan terlihat mengembung, disertai muntah. Jika dibiarkan lebih lama, berat badan bayi tidak akan bertambah dan akan terjadi gangguan pertumbuhan.

    Pemeriksaan tambahan lain yang dapat dilakukan adalah roentgen perut, barium enema, dan biopsi rektum. Roentgen perut bertujuan untuk melihat apakah ada pembesaran/pelebaran usus yang terisi oleh tinja atau gas. Barium enema, yaitu dengan memasukkan suatu cairan zat radioaktif melalui anus, sehingga nantinya dapat terlihat jelas di roentgen sampai sejauh manakah usus besar yang terkena penyakit ini. Biopsi (pengambilan contoh jaringan usus besar dengan jarum) melalui anus dapat menunjukkan secara pasti tidak adanya persarafan pada usus besar.

    Semoga membantu...=)